skip to main | skip to sidebar

ikh 54 n

Tak Semua Mimpi Harus Selalu Terbang Tinggi, Seperti Juga Hidup Tak Selalu Harus Dalam Damai Tapi Kedamaian Cukup Layak Untuk di Perjuangkan Sepanjang Hidup

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Us
  • Archives
  • Contact Us

Saturday, December 4, 2010

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Posted by ..Ikhsan at 1:09 AM
          Ya Allah, gantikanlah kegelisahan ini dengan ketenangan, jadikan kesedihan itu awal kebahagian, dan sirnakan rasa takut ini menjadi rasa tentram. Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan salju keyakinan, dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan. Wahai ya Rabb, anugrahkan pada mata yang tak dapat terpejam ini rasa kantuk dari-Mu yang menentramkan. Tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian. Dan, ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Ya Rabb, tunjukkanlah pandangan yang kebingungan ini kepada cahaya-Mu. Bimbinglah sesatnya perjalanan ini ke arah jalan-Mu yang lurus. Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang, dan hancurkan perasaan yang tak jelas dengan secercah sinar kebenaran. Hempaskan semua tipu daya setan dengan bantuan bala tentara-Mu.

           Ya Allah, sirnakan dari kami rasa sedih dan duka, dan usirlah kegundahan dari jiwa kami semua. Kami berlindung kepada-Mu dari setiap rasa takut yang mendera. Hanya kepada-Mu kami bersandar dan bertawakal. Hanya kepada-Mu kami memohon, dan hanya dari-Mu lah semua pertolongan....!!!

0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Tuesday, November 9, 2010

ya Rabb

Posted by ..Ikhsan at 2:23 PM
Kadang..... ingin berjalan, melangkah..... tanpa tujuan, hanya mengikuti kata hati, sejenak untuk melepas lelah, melepas beban yang tertumpuk, bukan lelah raga, tetapi jiwa yang diri sendiri tak menahu asal muasalnya, berusaha menyingkir dari kefanaan dunia yang begitu menggoda, memikat dengan daya tariknya, namun sulit digapai karena keangkuhannya.....!!!
 
Bukankah hidup diciptakan dengan tujuan? bukan hanya persinggahan sementara, yang membuat terlena tanpa melakukan kewajiban satupun, sekedar bermain dan berfantasi dengan dunia sendiri dan melupakan waktu yang berjalan begitu cepatnya....!!!
 
Rasa dalam hati, sungguh membingungkan, gejolak yang terus menghantui ingin segera menemukan kedamaian yang selama ini terkubur entah di mana, mencari setitik sinar untuk pencerahan diri yang semakin kelam, karena terpaan badai yang silih berganti...!!!
 
Sungguh.. adakah telaga yang sekedar memberikan kelegaan sebagai penawar dahaga...??? yang selama ini kering karena tersesat di padang yang gersang, tersesat, tak tahu arah, bahkan untuk kembali pulang pun terasa sulit...!!!

Adakah jejak yang bisa menuntunku mengikuti alur yang memang dalam keridhoan-Mu ya Rabb? ku hanya bisa bersimpuh di hadapan-Mu, sebagai makhluk yang tak berdaya, memohon ampun atas segala dosa, dan menyerahkan jiwa dan raga hanya pada-Mu seutuhnya....!!!

0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Posted by ..Ikhsan at 2:06 PM
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Monday, October 25, 2010

Antahlah.................

Posted by ..Ikhsan at 9:41 PM
Katiko malam manjalang laruik
Udaro dingin di bao ribuik
Mato nan indak amuah di Tutuik
Nan tadanga nyamuak bagaluik
Tamanuang badan di suduik
Hati mamang pikiran kusuik
Kaniang laweh bakarinyuik
Muko tagang manjadi bakaruik
Den pandangi camin lah bacando limau puruik
Nan tampak jangguik jo sunguik
Den topang dagu ka lutuik
Taraso lakek pungguang jo paruik
Galang2 sadang bagaluik
Isi paruik taraso lisuik
Sulik bana taraso Hiduik
Saharian kopi sajo nan bahiruik
Indak ciek juo nan tanyunyuik
Takunci rasonyo muluik
Nyali taraso samakin ciuik
Badan bak raso ka bakujuik
Tahampeh tangan talambuik
Tadanga suaro sayuik sayuik
Manyuruah badan untuak ba Sujuik
Kama lah badan ka manuntuik
Indak nan pasa jalan ba Turuik
Banyak hutang nan indak tatutuik
Kini lah bak cando banang Kusuik
Ujuang jo pangka lah basaruik
Indak ka mungkin lai di uruik
kasadonyolah bakalibuik
Tingga Caruik se nan indak basabuik
Sandiwara abih layie lah tutuik...............A.N.T.A.H.L.A.H







0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Tuesday, October 19, 2010

Commitment

Posted by ..Ikhsan at 3:31 PM
Artikel ini bisa juga dijadikan untuk bahan renungan ....!!!!
Apa pun status kita saat ini.... menikah, cerai, belum menikah, ingin menikah, pacaran menuju pernikahan, dalam perselingkuhan, dan ntah apa pun itu.... ??

Ada banyak alasan orang untuk menikah. Ada yang bilang bahwa pasangannya enak diajak bicara. Ada yang bilang pasangannya sangat perhatian. Ada yang bilang merasa aman dekat dengan pasangannya. Ada yang bilang pasangannya gagah atau cantik. Ada yang bilang pasangannya pandai melucu. Ada yang bilang pasangannya pandai memasak. Ada yang bilang pasangannya pandai menyenangkan orang tua. Pendek kata kebanyakan orang bilang dia COCOK dengan pasangannya.

Ada banyak alasan pula untuk bercerai. Ada yang bilang pasangannya judes, bila diajak bicara cenderung emosional. Ada yang bilang pasangannya sangat memperhatikan pekerjaannya saja, lupa kepada orang2 di rumah yang setia menunggu. Ada yang bilang pasangannya sangat pendiam, tidak dapat bertindak cepat dalam situasi darurat, sehingga merasa kurang terlindungi.
Ada yang bilang pasangannya kurang menggairahkan.
Ada yang bilang pasangannya ngak nyambung kalau bicara...0on. Ada yang bilang masakan pasangannya terlalu asin atau terlalu manis. Ada yang bilang pasangannya tidak dapat mengambil hati mertuanya. Pendek kata kebanyakan orang bilang bahwa dia TIDAK COCOK LAGI dengan pasangannya.

Kebanyakan orang sebetulnya menikah dalam ketidak cocokan. Bukan dalam kecocokan. Dr. Paul Gunadi menyebut kecocokan2 diatas sebagai sebuah ilusi pernikahan. Dua orang yang pada waktu pacaran merasa cocok tidak akan serta merta berubah menjadi tidak cocok setelah mereka menikah.

Ada hal2 yang hilang setelah mereka menikah, yang sebelumnya mereka pertahankan benar2 selama pacaran. Sebagai contoh, pada waktu pacaran dua sejoli akan saling memperhatikan, saling mendahulukan satu dengan yang lain, saling menghargai, saling mencintai. Lalu apa yang dapat menjadi pengikat yang mampu terus mempertahankan sebuah pernikahan, bila kecocokan2 itu tidak ada lagi? Jawabannya adalah COMMITMENT.

Seseorang pernah bercerita tentang perilaku selingkuh kaum adam pada waktu mereka dinas luar kota dan jauh dari anak /isterinya.
Apa yang membuat pria2 tersebut selingkuh tidak perlu dijabarkan lagi.
Tetapi apa yang membuat pria2 tersebut bertahan untuk tidak selingkuh?
Jawaban dari penelitian tersebut sama dengan diatas yaitu : COMMITMENT.

Hanya Commitment yang kuat mampu menahan gelombang godaan dunia modern pada waktu seorang pria berada jauh dari keluarganya.
Begitu pula sebaliknya, pada kasus wanita yang berselingkuh.

Commitmen adalah sebagian dari cinta dalam definisi seorang psikolog kenamaan bernama Sternberg. Dia menyebutnya sebagai "triangular love" atau segitiga cinta dimana ketiga sudutnya berisi : Intimacy (keintiman), Passion (gairah) dan Commitment. Sebuah cinta yang lengkap dalam sebuah rumah tangga selayaknya memiliki ketiga hal diatas.

Intimacy atau keintiman adalah perasaan dekat, enak, nyaman, ada ikatan satu dengan yang lainnya.

Passion atau gairah adalah perasaan romantis, ketertarikan secara fisik dan seksual dan berbagai macam perasaan hangat antar pasangan.

Commitment  adalah sebuat keputusan final bahwa seseorang akan mencintai pasangannya dan akan terus memelihara cinta tersebut "until death do us apart".

Itulah segitiga cinta karya Sternberg yang cukup masuk akal untuk dipelihara dalam kehidupan rumah tangga. Bila sebuah relasi kehilangan salah satu atau lebih dari 3 unsur diatas, maka relasi itu tidak dapat dikatakan sebagai cinta yang lengkap dalam konteks hubungan rumah tangga, melainkan akan menjadi bentuk-bentuk cinta yang berbeda.

Sebagai contoh :

*Bila sebuah relasi hanya berisi intimacy dan commitment saja, maka relasi seperti ini biasa disebut sebagai persahabatan.

*Bila sebuah relasi hanya bersisi passion dan intimacy saja tanpa commitment, maka ia biasa disebut sebagai kumpul kebo [Co-habit].

*Bila sebuah relasi hanya mengandung passion saja tanpa intimacy dan  commitment, maka ia biasa disebut sebagai infatuation [tergila2] .

Nah, bagaimana bentuk cinta anda... ??? 

          


0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Tuesday, September 28, 2010

fEEling

Posted by ..Ikhsan at 9:06 AM
    Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuat kita tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.
Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, dan lebih sempurna dari pada si jantung hati kita Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.
     Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang si jantung hati, Ada suatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untuk kita. Tetapi tetap berpulang pada kita Untuk melakukan pilihan apakah kita ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak... Kita mungkin kebetulan bertemu dengan si jantung hati kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama si jantung hati, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.....!!!! 

17 Syawal 1431H
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Thursday, September 23, 2010

Pencil

Posted by ..Ikhsan at 2:14 PM
“Setiap orang membuat kesalahan. Itulah sebabnya, pada setiap pensil ada penghapusnya”

       Al Kisah, Sebuah pensil akan segera dibungkus dan dijual ke pasar. Oleh pembuatnya, pensil itu dinasehati mengenai tugas yang akan diembannya. Maka, beberapa wejangan pun diberikan kepada si pensil. Inilah yang dikatakan oleh si pembuat pensil tersebut kepada pensilnya.“Wahai pensil, tugasmu sbb:
*Pertama dan utama adalah membantu orang sehingga memudahkan mereka menulis. Kamu boleh melakukan fungsi apa pun, tapi tugas utamamu adalah sebagai alat penulis. Kalau kamu gagal berfungsi sebagai alat tulis. Macet, rusak, maka tugas utamamu gagal.”
*Kedua, agar dirimu bisa berfungsi dengan sempurna, kamu akan mengalami proses penajaman.Proses ini memang meyakitkan, tapi itulah yang akan membuat dirimu menjadi berguna dan berfungsi optimal”.
*Ketiga, yang penting bukanlah yang ada di luar dirimu. Yang penting, yang utama dan yang paling berguna adalah yang ada di dalam dirimu. Itulah yang membuat dirimu berharga dan berguna bagi manusia”.
*Keempat, kamu tidak bisa berfungsi sendirian. Agar bisa berguna dan bermanfaat, maka kamu harus membiarkan dirimu bekerja sama dengan manusia yang menggunakanmu”.
*Kelima. Di saat2 terakhir, apa yang telah engkau hasilkan itulah yang menunjukkan seberapa hebatnya dirimu yang sesungguhnya. Bukanlah pensil utuh yang dianggap berhasil, melainkan pensil2 yang telah membantu menghasilkan karya terbaik, yang berfungsi hingga potongan terpendek. Itulah yang sebenarnya paling mencapai tujuanmu dibuat, sejak itulah pensil2 itu pun masuk ke dalam kotaknya, dibungkus, dikemas, dan dijual ke pasar bagi para manusia yang membutuhkannya.
     Teman's, pensil2 ini pun mengingatkan kita mengenai tujuan dan misi kita berada di dunia ini. Kita pun percaya bahwa bukanlah tanpa sebab kita berada dan diciptakan ataupun dilahirkan di dunia ini. Yang jelas, ada sebuah purpose dalam diri kita yang perlu untuk digenapi dan diselesaikan.
Sama seperti pensil itu, begitu pulalah diri kita yang berada di dunia ini. Apa pun profesinya, Saya yakin kesadaran kita mengenai tujuan dan panggilan hidup kita, akan membuat hidup kita menjadi semakin bermakna.
     Tujuan hidup yang jelas, membuat orang punya harapan serta tidak mengakhiri hidupnya”. Itulah sebabnya, tak mengherankan jika dikatakan bahwa salah satu penyebab terbesar dari angka bunuh diri adalah kehilangan arah ataupun tujuan hidup. Maka, dari cerita pensil di atas kita belajar mengenai lima hal penting dalam kehidupan :
*Pertama, hidup harus punya tujuan yang pasti. Apapun kerja, profesi atau pun peran yang kita mainkan di dunia ini,Celakanya, kita lahir tanpa sebuah instruksi ataupun manual book yang menjelaskan untuk apakah kita hadir di dunia ini. Pencarian akan tujuan dan panggilan kita, menjadi tema penting selama kita hidup di dunia,Yang jelas, kehidupan kita dimaknakan untuk menjadi berguna dan bermanfaat serta positif bagi orang-orang di sekitar kita, minimal untuk orang-orang terdekat. Jika tidak demikian, maka kita useless. Tidak ada gunanya. Sama seperti sebatang pensil yang tidak bisa dipakai menulis, maka ia tidaklah berguna sama sekali.
*Kedua, akan terjadi proses penajaman sehingga kita bisa berguna optimal, oleh karena itulah, sering terjadi kesulitan, hambatan ataupun tantangan. Semuanya berguna dan bermanfaat sehingga kita selalu belajar darinya untuk menjadi lebih baik,,Kadang penajaman itu ‘sakit’. Namun, itulah yang  justru akan memberikan kesempatan kita mengeluarkan yang terbaik.
*Ketiga, bagian internal diri kita lah yang akan berperan. Kita sering menyaksikan banyak orang di sekitar kita yang sukses dan terkenal, justru yang hebat bukanlah karena mereka paling pintar ataupun paling beruntung.Tetapi, kemampuan dalam diri mereka, filosofi serta semangat merekalah yang membuat mereka menjadi luar biasa. Demikian pula pada diri kita. Pada akhirnya, apa yang ada di dalam diri kita seperti karakter, kemampuan, bakat, motivasi, semangat, pola pikir itulah yang akan lebih berdampak dari pada tampilan luar diri kita.
*Keempat, pensil pun mengajarkan agar bisa berfungsi sempurna kita harus belajar bekerja sama dengan orang lain.Bayangkan seorang anak buah yang tidak mau diatur atasannya. Ataupun seorang service provider yang tidak mau diatur oleh pelanggannya. Mereka semua tidak akan berfungsi sempurna. Agar berhasil, kadang kita harus belajar dari pensil untuk ‘tunduk’ dan membiarkan diri kita berubah menjadi alat yang sempurna dengan belajar dan mendengar dari ahlinya. Itulah sebabnya, kemampuan untuk belajar bekerja sama dengan orang lain, mendengarkan orang lain, belajar dari ‘guru’ yang lebih tahu adalah sesuatu yang membuat kita menjadi lebih baik.
*Terakhir, pensil pun mengajarkan kita meninggalkan warisan yang berharga melalui karya2 yang kita tinggalkan. Tugas kita bukan kembali dalam kondisi utuh dan sempurna, melainkan menjadikan diri kita berarti dan berharga. Itulah filosofi ‘memberi dan melayani’ yang diajarkan oleh Allah.

 14 Syawal 1431H
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Friday, September 17, 2010

Sekilas

Posted by ..Ikhsan at 11:21 AM
Assalamu'alaikum w.w
Malam telah larut saat saya meninggalkan ruangan IMY [Vocational Trainings].  
telah lewat pukul 11 malam jadwal yang padat membuat saya pulang sampai larut malam.Hufftttt..., hari yang menjemukan saat itu terlebih setelah beberapa saat berjalan, warna langit tampak memerah. rintik hujan mulai turun. lengkap sudah, badan yang lelah dan mengantuk ditambah dengan “acara” kehujanan.
Setengah berlari saya mencari tempat berlindung. untunglah, penjual nasi goreng
yang mangkal di pojok jalan, mempunyai tenda sederhana. Lumayan, pikir saya.
Segera saya berteduh, menjumpai bapak penjual yang sendirian, ditemani rokok dan lampu petromak yang masih menyala. Dia menyilahkan saya duduk. “Disini saja dek,daripada kehujanan…,” begitu katanya saat saya meminta ijin berteduh.benar saja, hujan mulai deras, dan kami makin terlihat dalam kesunyian yang pekat. Karena merasa tak nyaman atas kebaikan bapak penjual dan tendanya, saya berkata, “tolong bikin mie goreng pak, di makan disini saja. Sang Bapak tersenyum, dan mulai menyiapkan tungku apinya. Dia tampak sibuk. Bumbu dan penggorengan pun telah siap untuk di racik. Tampaklah pertunjukkan sebuah pengalaman yang tak dapat diraih dalam waktu sebentar. Tangannya cekatan sekali meraih botol kecap dan segenap bumbu.
Segera saja, mie goreng yang mengepul telah terhidang. Keadaan yang semula
canggung mulai hilang. Basa-basi saya bertanya, “Wah hujannya tambah deras nih pak,orang-orang makin jarang yang keluar ya Pak?” Bapak itu menoleh ke arah saya dan berkata, “Iya dek, jadi sepi nih dagangan saya..” katanya sambil menghisap rokoknya dalam2 “Kalau hujan begini, jadi sedikit yang beli ya Pak?” kata saya, “Wah, rezekinya jadi berkurang dong pak?” Duh. Pertanyaan yang bodoh. Tentu saja, tak banyak yang membeli kalau hujan begini. Tentu, pertanyaan itu hanya akan membuat Bapak itu tambah sedih. Namun, agaknya saya keliru…“Wallahu A'lam dek, (Allah itu tidak pernah istirahat), begitu katanya “Rezeki saya ada dimana-mana. Saya malah senang kalau hujan begini. Istri sama anak saya di kampung pasti dapat air buat sawah. Yah, walaupun nggak lebar, tapi lumayan lah tanahnya.” Bapak itu melanjutkan, “Anak saya yang disana pasti bisa ngojek payung kalau besok masih hujan…”
Degh. Dduh, hati saya tergetar. Bapak itu benar, “Wallahu A'lam”Allah memang Maha Kuasa, yang tak pernah istirahat buat hamba-hamba-Nya. Saya rupanya telah keliru memaknai hidup. Filsafat hidup yang saya punya, tampak tak ada artinya di depan perkataan sederhana itu. Makna nya terlampau dalam, membuat saya banyak berpikir dan menyadari kekerdilan saya di hadapan Tuhan.Saya selalu berpikiran, bahwa hujan adalah bencana, adalah petaka bagi banyak hal. Saya selalu berpendapat, bahwa rezeki itu selalu berupa materi, dan hal nyata yang bisa digenggam dan dirasakan. Dan saya juga berpendapat, bahwa saat ada ujian yang menimpa, maka itu artinya saya cuma harus bersabar.Namun saya keliru. Hujan, memang bisa menjadi bencana, namun rintiknya bisa menjadi anugerah bagi setiap petani. Derasnya juga adalah berkah bagi sawah2 yang perlu diairi. Derai hujan mungkin bisa menjadi petaka, namun
derai itu pula yang menjadi harapan bagi sebagian orang yang mengojek payung atau mendorong mobil yang mogok.
Hmm…saya makin bergegas untuk menyelesaikan mie goreng itu. beribu pikiran
tampak seperti lintasan-lintasan cahaya yang bergerak di benak saya “Ya Allah,
Engkau Memang Maha yang Tak Pernah Beristirahat” Untunglah, hujan telah reda dan sayapun telah selesai makan. Dalam perjalanan pulang, hanya kata itu yang teringat,"[Wallahu A'lam]"
***
Teman's, Allah memang selalu punya banyak rahasia, dan mengingatkan kita dengan cara yang tak terduga. Selalu saja dia memberikan cinta kepada kita lewat hal-hal yang sederhana dan hal2 itu kerap membuat kita menjadi semakin banyak belajar termasuk kali ini.,,, Ya namun, kadang wujud syukur itu tak tampak kentara dalam runutan hidup yang kita lakoni dalam setiap doa kita, sering terucap do'a agar kita selalu dapat belajar dan memaknai hikmah kehidupan kita tetap belajar, dan terus belajar, walaupun bukan dengan hal2 besar dan istimewa.
Kita berdoa agar diberikan kekuatan…Namun, Allah memberikan kita cobaan agar kita kuat menghadapinya.
Kita berdoa agar diberikan kebijaksanaan…Namun, Allah memberikan kita masalah agar kita  mampu memecahkannya.
Kita berdoa agar diberikan kecerdasan…Namun, Allah memberikanku otak dan
pikiran agar kita dapat belajar dari-Nya.
Kita berdoa agar diberikan cinta dan kasih sayang…Namun, Allah memberikan kita orang2 yang luka hatinya agar kita dapat berbagi denganya...
Kita berdoa agar diberikan keberanian…Namun, Allah memberikan kita marabahaya agar kita  mampu menghadapinya...!!!

Wassalamu'alaikum w.w

                                                                                                                    08 Syawal 1431H
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Friday, September 10, 2010

1 Syawal 1431 H

Posted by ..Ikhsan at 12:12 AM
Assalamu'alaikum w.w
 
Minal aidin wal faidzin…Happy Eid Mubarac…Selamat Lebaran… felicitaciones ….
Alhamdulillah akhirnya kita sudah sampai juga memasuki bulan Syawal 1431 H
dimana umat muslim seluruh dunia merayakan hari kemenangan, dan mohon ampunan kepada Allah SWT, atas segala dosa-dosa yang telah kita perbuat selama ini…!!!
Salam salaman dan mohon maaf teruntuk Ayah bunda, Rekan sahabat, dan handai taulan semuanya…selalu terdengar dan terucap, isak tangis dan haru juga gembira bertemu dengan keluarga dan kerabat yang selalu dirindukan kehadirannya…..????
Takbir berkumandang bergema keseluruh penjuru negeri, Allahu Akbar... Allahu Akbar... Allahu Akbar... Laa ilaha ilallahu wallahu akbar...Allahu Akbar... Walillah ilham...
Takbir….mengingatkan ku akan masa lalu masa kecilku dahulu, banyak cerita selama tahun-tahun itu, bersama teman-teman sebaya bergembira bersama, canda tawa menyertai, saat kita bertakbiran bersama di masjid kampungku saling bergantian memukul bedug saling bersama mengumandangkan takbir sampai larut malam dan tidurpun disertai mimpi akan keramaian esok pagi saat sholat Idul fitri. 
[Kenangan yang tak tergantikan] 

"Jo hati nan suci
Muko nan janiah
Maharok kato maantaan sambah
Kok ado tingkah nan indak patuik
Lai tampak indak tasapo
Lai tasapo indak tasalami
Lai tasalami indak tasuruah duduak
Tasuruah duduak indak pado tampeknyo
Jo hati nan janiah, taucap Minal aidin wal faidzin"
 
1 Syawal 1431 H
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Saturday, August 28, 2010

Ibu......

Posted by ..Ikhsan at 2:47 PM
Baru ku pahami makna dustamu pada kami.
Ketika mau makan, Bunda sudah siapkan nasi di piring2 untuk kami, Bunda pindahkan separo takaran miliknya pada kami…
Bunda berdusta … “Ini Bunda tambahkan untuk mu, makanlah nak…, separo sudah sangat cukup untuk perut Bunda, karena Bunda tidak begitu lapar”
Ketika ikan dari pancingan, Bunda masakkan untuk kami, tapi Bunda hanya makan yang menempel di antara durinya sementara daging-dagingnya untuk kami.
Bunda berdusta… “Makanlah nak… Bunda lebih suka bagian duri, lebih enak”
Ketika makan telor dadar yang diiris-iris dan di bagi untuk kami, piring Bunda sengaja tidak diisi… “mana telor untuk Bunda?”
Bunda berdusta… “Makanlah dulu nak, nanti Bunda masak lagi”
Bunda …
Baru kupahami makna dustamu pada kami...
Ketika dalam kesulitan, sementara kami semua harus sekolah…
Malam itu kami terbangun dan melihat Bunda masih sibuk, sampai larut Bunda masih belum tidur …
Bunda berdusta… “tidurlah lagi nak, ini masih malam dan besok tersenyumlah saat berangkat ke sekolah. Bunda belum ngantuk tuturnya....
Dikala tubuh Bunda lemah terbaring sakit, Bunda tetap tersenyum dengan menahan rasa sakit yang teramat sangat, kami tak kuat menahan air mata..…
Bunda berdusta… “ jangan menangis nak, coba lihat senyum Bunda “
Bunda…
Baru kupahami makna dustamu pada kami....
Begitu ingat dalam benak ini…
Ketika kami menginjak dewasa, betapa Bunda ingin memeluk kami, membisikkan petuah2 kepada kami, mendekap dan tak pernah bosan melantunkan doa2 indahmu untuk kami yang jauh dinegeri orang...
Bunda…

       ......Baru kupahami makna dustamu pada kami......

“Ya Alloh ampunilah kedua orang tua kami… cintailah, kasihilah, sayangilah mereka sebagaimana mereka teramat sayang dan cinta kepada kami. Ampunilah segala dosa kami yang senantiasa selalu membuat salah kepada mereka…”


18 Ramadhan 1431H
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Mandeh..........

Posted by ..Ikhsan at 2:10 PM
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Friday, August 27, 2010

Ya Allah.....

Posted by ..Ikhsan at 10:12 PM
I’m human. I’m not perfect.
I'm not the best servant of the Almighty God,
I'm not the best friend,
I'm not the best brother,
I'm not the best follower,
I'm definitely no angel,
Who never does any wrong.
Sometimes, we just need to give ourselves a chance.
A chance to live.
A chance to return to who we truly are.
A chance to return to fitrah...
We continue to move on because we have that hope...
The hope that He promised us.
Even though we always forget him,
Even though He isn't the one we put first on the list,
that hope is always there whenever we seek it.
He asks us to come to Him...
Come, and ask His forgiveness, for He would never hesitate to give it...
As long as we don't enjoin Him with others.
But sometimes, we forget ourselves.
We forget who we are,
And we forget to ask.
Are we too proud to ask?
Are we too proud?
Are we too arrogant?
Are we too forgetful?
Forgive us ya Allah.....
Give us Your protection from all our wrongdoings and imperfections
Give us strength to be steadfast in this path
Let our flaws be a reminder to us
That we are only Your servants and nothing more
Grant us your bless and love,
For only You are the Most Gracious, Most Merciful, Most Forgiving..!!!!

                                                                                                          17 Ramadhan 1431H
                                                                                                                     

       

                       
                     

0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Monday, August 23, 2010

Di Kesunyian Malam

Posted by ..Ikhsan at 11:20 PM
Assalamu'alaikum w.w
Setiap orang akan berbeda dalam menyikapi berbagai gejolak hidupnya. Menyikapi hidup terkadang gampang-gampang susah. Gampang untuk bicara, susah untuk dijalankan. Adakalanya kita bisa berpikiran jernih sehingga semuanya nampak indah, dan adakalanya hati kita dalam keadaan  gelap sehingga keluh kesah pun tak dapat dihindari.  Keluh kesah dan ketenangan silih berganti menyelimuti perjalanan hidup kita. Dan semuanya sudah menjadi hukum Allah bahwa kehidupan ini memang selalu berputar dan berpasang-pasangan, yang menjadikannya sebagai ujian, pelajaran, cobaan dan peringatan bagi orang-orang yang berpikir.
Manusia dengan perbedaan cara pandangnya, selalu menanti kehadiran masa-masa yang tenang sehingga bisa menjadikannya sebagai sebuah kebahagiaan yang dalam. Masa-masa yang tenang ini akan sangat berdampak pada penjernihan akal dan pikiran manusia.  Tetapi tidak sedikit pula manusia yang dapat merasakan ketenangan hati dengan tidak terpengaruh tempat dan waktu.  Bagi mereka, suasana ramai maupun sepi, malam ataupun siang, semuanya sama karena sudah terpancar sinar ketenangan dalam hatinya. Sungguh beruntung orang yang seperti itu.
Lain dengan mereka, lain pula dengan diriku. Aku termasuk orang yang sangat menikmati kesunyian malam. Bagiku, suasana malam menjelang pagi adalah masa-masa yang selalu indah untuk aku nikmati, sungguh suasana yang sangat menenggelamkan segala kegelisahan dan kekacauan pikiranku. Teringat akan masa lalu yang penuh kebahagiaan bersama orangtua dan saudara kandungku, teringat akan masa kecilku saat bermain bersama sahabat-sahabatku, teringat masa penuh keceriaan bersama kawan-kawanku semasa sekolah. Terkadang semuanya membuat hati larut dalam kerinduan yang dalam.
Aku semakin percaya bahwa memang benar Allah memuliakan sepertiga malam terakhir bagi orang-orang yang hendak beribadah kepada-Nya. Saat itulah diri kita merasa sendirian kecuali Sang Khalik yang selalu terjaga dan menemani kita. Saat itulah diri kita merasa bukanlah apa-apa, terlalu kecil diri kita dihadapan Allah tetapi akan menjadi mulia bila kita mampu bertaqwa dengan sebenar-benarnya taqwa. Ketenangan dan kedamaian hatiku terasa memuncak manakala aku mendapatkan sepertiga malam yang penuh keberkahan dan ampunan-Nya. Tiada waktu yang paling indah bagiku kecuali di sepertiga malam terakhir itu.
Dan alangkah beruntungnya jika kita bisa memanfaatkan sepertiga malam itu untuk melakukan ibadah kepada Allah yang telah menciptakan kita, memohon ampunan-Nya serta mensyukuri atas segala karunia-Nya. Akan tetapi segala sesuatu yang berkaitan dengan ibadah, tentunya tidak akan pernah terlepas dari godaan syaitan laknatullah. Mereka menggoda manusia untuk malas bangun malam, mereka lebih menyukai manusia yang tertidur lelap dengan mimpi indahnya, mereka senang bila manusia tertidur pulas dengan selimut hangatnya. Itulah tipu daya syaitan laknatullah agar manusia tidak mengambil keuntungan besar dari sepertiga malamnya.
Segala kondisi adalah tantangan dan setiap masa adalah cobaan, namun di balik itu terdapat hikmah yang besar untuk orang-orang yang berpikir. Berpikir untuk menjawab semua tantangan, berpikir untuk teguh dalam menghadapi cobaan. Namun bagiku kesunyian malam tetaplah sebuah ketenangan yang sesungguhnya, penuh hikmah dan pahala, dan aku selalu berharap datangnya mentari untuk mendapatkan cahaya pagi yang berujung kebahagiaan di panas teriknya siang...????

Wassalamu'alaikum w.w
                                                                              13 Ramadhan 1431H
0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Launching juga ...........

Posted by ..Ikhsan at 8:00 PM
Assalamu'alaikum w.w

Alhamdulillahirabbil'alamin....Akhirnya jadi juga Blog simple ku… huuuftt2... kangen juga nulis semua uneg2 disini… setelah hari2 bergelut dengan facebook yang AGAK sedikit mulai membosankan....[ssstt ttapi POKER nya Asyik juga]...dan yang lebih Hebatnynya kita ngak menduga-duga bisa bersua dengan sobat2 Lama walaupun cuma sebatas comment,up date status sampai chatting2 an mengulas story lama yang tak terlupakan dan tergantikan...ckkkcckk.!!!!
Ok lah....!!!!
Dengan di launchingkan nya Blog sederhana ini...Semoga aku dan teman2 semua bisa mengeluarkan inspirasi ataupun sedikit keluh kesah yang tak bisa terungkapkan lewat kata2 ataupun dengan goresan tinta...mudah-2 an dengan hadirnya Blog ini dapat melahirkan kreasi yang bermafaat untuk dibaca dan dilihat...amien.
Oh ya...comment dan masukan dari teman2 sangat dinantikan....TQ

Wassalamu'alaikum w.w

13 Ramadhan 1431 H 


 
1 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Newer Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Blog Archive

  • ►  2013 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2011 (2)
    • ►  October (1)
    • ►  May (1)
  • ▼  2010 (14)
    • ▼  December (1)
      • بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
    • ►  November (2)
      • ya Rabb
      • No title
    • ►  October (2)
      • Antahlah.................
      • Commitment
    • ►  September (4)
      • fEEling
      • Pencil
      • Sekilas
      • 1 Syawal 1431 H
    • ►  August (5)
      • Ibu......
      • Mandeh..........
      • Ya Allah.....
      • Di Kesunyian Malam
      • Launching juga ...........
WELCOME TO MY BLOG

About me :

My Photo
..Ikhsan
You choose where to be, You choose how to act, You choose what to say, You choose what to do, You choose whom to be with, You choose what to concentrate on, You choose what to believe, You choose when to go along, You choose when to resist, You choose whom to trust, You choose whom to avoid, You choose what the behaviors to admit reaction to what stimuli, You choose what to say to your self about : Self, Others, Risks, Needs and Rights
View my complete profile

Selamat Datang Jgn Lupa Comment Terimakasih Kunjungannya
Widget by: Facebook uc1n
Powered by Blogger.
Bookmark and Share




 

© 2009 My Web Blog
designed by DT. NanLaweh | Bloggerized by Ikhsan | Kampoeng12.com