skip to main | skip to sidebar

ikh 54 n

Tak Semua Mimpi Harus Selalu Terbang Tinggi, Seperti Juga Hidup Tak Selalu Harus Dalam Damai Tapi Kedamaian Cukup Layak Untuk di Perjuangkan Sepanjang Hidup

  • Entries (RSS)
  • Comments (RSS)
  • Home
  • About Us
  • Archives
  • Contact Us

Monday, October 25, 2010

Antahlah.................

Posted by ..Ikhsan at 9:41 PM
Katiko malam manjalang laruik
Udaro dingin di bao ribuik
Mato nan indak amuah di Tutuik
Nan tadanga nyamuak bagaluik
Tamanuang badan di suduik
Hati mamang pikiran kusuik
Kaniang laweh bakarinyuik
Muko tagang manjadi bakaruik
Den pandangi camin lah bacando limau puruik
Nan tampak jangguik jo sunguik
Den topang dagu ka lutuik
Taraso lakek pungguang jo paruik
Galang2 sadang bagaluik
Isi paruik taraso lisuik
Sulik bana taraso Hiduik
Saharian kopi sajo nan bahiruik
Indak ciek juo nan tanyunyuik
Takunci rasonyo muluik
Nyali taraso samakin ciuik
Badan bak raso ka bakujuik
Tahampeh tangan talambuik
Tadanga suaro sayuik sayuik
Manyuruah badan untuak ba Sujuik
Kama lah badan ka manuntuik
Indak nan pasa jalan ba Turuik
Banyak hutang nan indak tatutuik
Kini lah bak cando banang Kusuik
Ujuang jo pangka lah basaruik
Indak ka mungkin lai di uruik
kasadonyolah bakalibuik
Tingga Caruik se nan indak basabuik
Sandiwara abih layie lah tutuik...............A.N.T.A.H.L.A.H







0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook

Tuesday, October 19, 2010

Commitment

Posted by ..Ikhsan at 3:31 PM
Artikel ini bisa juga dijadikan untuk bahan renungan ....!!!!
Apa pun status kita saat ini.... menikah, cerai, belum menikah, ingin menikah, pacaran menuju pernikahan, dalam perselingkuhan, dan ntah apa pun itu.... ??

Ada banyak alasan orang untuk menikah. Ada yang bilang bahwa pasangannya enak diajak bicara. Ada yang bilang pasangannya sangat perhatian. Ada yang bilang merasa aman dekat dengan pasangannya. Ada yang bilang pasangannya gagah atau cantik. Ada yang bilang pasangannya pandai melucu. Ada yang bilang pasangannya pandai memasak. Ada yang bilang pasangannya pandai menyenangkan orang tua. Pendek kata kebanyakan orang bilang dia COCOK dengan pasangannya.

Ada banyak alasan pula untuk bercerai. Ada yang bilang pasangannya judes, bila diajak bicara cenderung emosional. Ada yang bilang pasangannya sangat memperhatikan pekerjaannya saja, lupa kepada orang2 di rumah yang setia menunggu. Ada yang bilang pasangannya sangat pendiam, tidak dapat bertindak cepat dalam situasi darurat, sehingga merasa kurang terlindungi.
Ada yang bilang pasangannya kurang menggairahkan.
Ada yang bilang pasangannya ngak nyambung kalau bicara...0on. Ada yang bilang masakan pasangannya terlalu asin atau terlalu manis. Ada yang bilang pasangannya tidak dapat mengambil hati mertuanya. Pendek kata kebanyakan orang bilang bahwa dia TIDAK COCOK LAGI dengan pasangannya.

Kebanyakan orang sebetulnya menikah dalam ketidak cocokan. Bukan dalam kecocokan. Dr. Paul Gunadi menyebut kecocokan2 diatas sebagai sebuah ilusi pernikahan. Dua orang yang pada waktu pacaran merasa cocok tidak akan serta merta berubah menjadi tidak cocok setelah mereka menikah.

Ada hal2 yang hilang setelah mereka menikah, yang sebelumnya mereka pertahankan benar2 selama pacaran. Sebagai contoh, pada waktu pacaran dua sejoli akan saling memperhatikan, saling mendahulukan satu dengan yang lain, saling menghargai, saling mencintai. Lalu apa yang dapat menjadi pengikat yang mampu terus mempertahankan sebuah pernikahan, bila kecocokan2 itu tidak ada lagi? Jawabannya adalah COMMITMENT.

Seseorang pernah bercerita tentang perilaku selingkuh kaum adam pada waktu mereka dinas luar kota dan jauh dari anak /isterinya.
Apa yang membuat pria2 tersebut selingkuh tidak perlu dijabarkan lagi.
Tetapi apa yang membuat pria2 tersebut bertahan untuk tidak selingkuh?
Jawaban dari penelitian tersebut sama dengan diatas yaitu : COMMITMENT.

Hanya Commitment yang kuat mampu menahan gelombang godaan dunia modern pada waktu seorang pria berada jauh dari keluarganya.
Begitu pula sebaliknya, pada kasus wanita yang berselingkuh.

Commitmen adalah sebagian dari cinta dalam definisi seorang psikolog kenamaan bernama Sternberg. Dia menyebutnya sebagai "triangular love" atau segitiga cinta dimana ketiga sudutnya berisi : Intimacy (keintiman), Passion (gairah) dan Commitment. Sebuah cinta yang lengkap dalam sebuah rumah tangga selayaknya memiliki ketiga hal diatas.

Intimacy atau keintiman adalah perasaan dekat, enak, nyaman, ada ikatan satu dengan yang lainnya.

Passion atau gairah adalah perasaan romantis, ketertarikan secara fisik dan seksual dan berbagai macam perasaan hangat antar pasangan.

Commitment  adalah sebuat keputusan final bahwa seseorang akan mencintai pasangannya dan akan terus memelihara cinta tersebut "until death do us apart".

Itulah segitiga cinta karya Sternberg yang cukup masuk akal untuk dipelihara dalam kehidupan rumah tangga. Bila sebuah relasi kehilangan salah satu atau lebih dari 3 unsur diatas, maka relasi itu tidak dapat dikatakan sebagai cinta yang lengkap dalam konteks hubungan rumah tangga, melainkan akan menjadi bentuk-bentuk cinta yang berbeda.

Sebagai contoh :

*Bila sebuah relasi hanya berisi intimacy dan commitment saja, maka relasi seperti ini biasa disebut sebagai persahabatan.

*Bila sebuah relasi hanya bersisi passion dan intimacy saja tanpa commitment, maka ia biasa disebut sebagai kumpul kebo [Co-habit].

*Bila sebuah relasi hanya mengandung passion saja tanpa intimacy dan  commitment, maka ia biasa disebut sebagai infatuation [tergila2] .

Nah, bagaimana bentuk cinta anda... ??? 

          


0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)

Sponsored

  • banners
  • banners
  • banners
  • banners

Blog Archive

  • ►  2013 (1)
    • ►  July (1)
  • ►  2011 (2)
    • ►  October (1)
    • ►  May (1)
  • ▼  2010 (14)
    • ►  December (1)
    • ►  November (2)
    • ▼  October (2)
      • Antahlah.................
      • Commitment
    • ►  September (4)
    • ►  August (5)
WELCOME TO MY BLOG

About me :

My Photo
..Ikhsan
You choose where to be, You choose how to act, You choose what to say, You choose what to do, You choose whom to be with, You choose what to concentrate on, You choose what to believe, You choose when to go along, You choose when to resist, You choose whom to trust, You choose whom to avoid, You choose what the behaviors to admit reaction to what stimuli, You choose what to say to your self about : Self, Others, Risks, Needs and Rights
View my complete profile

Selamat Datang Jgn Lupa Comment Terimakasih Kunjungannya
Widget by: Facebook uc1n
Powered by Blogger.
Bookmark and Share




 

© 2009 My Web Blog
designed by DT. NanLaweh | Bloggerized by Ikhsan | Kampoeng12.com